Rotasi.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap industri perfilman sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Ketua Kadin Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar mengatakan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Kadin Kota Bekasi berupaya mendorong lahirnya ekosistem perfilman yang lebih kuat dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap dan mendorong supaya dunia perfilman kita, khususnya di Kota Bekasi, dapat terus bertumbuh dan berkembang di tengah perubahan zaman yang sangat dinamis,” kata Ruslan di gala premier film Tanah Sengketa, Kamis (25/6/2026).
Menurut Qadar, perkembangan teknologi digital telah menciptakan persaingan yang semakin ketat bagi industri perfilman. Kondisi tersebut menuntut para pelaku usaha kreatif untuk terus berinovasi agar mampu menghasilkan karya yang kompetitif sekaligus diminati masyarakat.
“Persaingan dengan dunia digital saat ini sangat luar biasa. Karena itu, seluruh pelaku industri kreatif, termasuk perfilman, harus mampu beradaptasi dan terus meningkatkan kualitas karya yang dihasilkan,” ujarnya.
Ia juga menilai tingginya minat masyarakat terhadap film dapat menjadi peluang untuk memperkuat industri kreatif lokal. Dukungan publik terhadap karya anak bangsa dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim industri yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih mencintai dan memberikan dukungan terhadap produk film karya bangsa sendiri,” ungkap Qadar.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan industri kreatif, Kadin Kota Bekasi menjalin komunikasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan ruang yang lebih luas bagi pelaku perfilman dalam mengembangkan usaha dan kreativitasnya di Kota Bekasi.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar industri perfilman di Kota Bekasi memiliki kesempatan berkembang lebih besar,” jelasnya.
Qadar menambahkan penguatan sektor perfilman tidak hanya berdampak pada perkembangan industri kreatif, tetapi juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Oleh karena itu, diperlukan dukungan bersama agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Industri perfilman memiliki efek berganda yang besar. Selain menghasilkan karya kreatif, sektor ini juga mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, Kadin Kota Bekasi berencana meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk mendorong para pelaku usaha perfilman lebih berani mengembangkan karya dan investasinya di daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan Kota Bekasi sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri kreatif yang kompetitif di tingkat nasional.
“Kami optimistis dengan kolaborasi yang baik, industri perfilman di Kota Bekasi dapat berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta perekonomian daerah,” tutup Qadar Ruslan Siregar. (*)













