Rotasi.co.id – Kota Bekasi mengakhiri tren deflasi dua bulan terakhir dengan laju inflasi 1,46 persen secara bulanan (Month to Month) pada Maret 2025.
Kenaikan ini terutama didorong oleh berakhirnya diskon tarif listrik di awal tahun, yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi sebesar 1,3 persen.
Kepala BPS Kota Bekasi, Ari Setiadi Gunawan mengatakan secara tahun kalender (Year to Date), inflasi mencapai 0,73 persen (Maret 2025 terhadap Desember 2024), sementara inflasi tahun ke tahun (Year on Year) tercatat 0,93 persen.
“Jika kita lihat perkembangan inflasi bulan ke bulan, kita lihat di bulan Januari Februari Kota Bekasi mengalami deflasi. Sementara di bulan Maret mengalami inflasi sehingga mengalami kenaikan atau inflasi yang cukup signifikan,” kata Ari dalam keterangannya pada Jumat (11/4/2025).
Ia menjelaskan, pada Januari dan Februari lalu, Kota Bekasi mencatat deflasi 0,26 persen dan 0,47 persen.
Selain listrik, komoditas lain yang berkontribusi pada inflasi Maret adalah bawang merah (0,16 persen), emas perhiasan (0,08 persen), cabai rawit (0,06 persen), dan telur ayam ras (0,03 persen).
“Sebaliknya, tomat, wortel, kacang panjang, bahan bakar rumah tangga, dan tarif kereta api memberikan andil deflasi,” ungkapnya.
Menurutnya, inflasi tahunan Maret 2025 merupakan yang terendah dalam enam tahun terakhir.
Sementara itu, meskipun tren ini menunjukkan perkembangan positif, Ekonom dan Dosen Pasca Sarjana STIE Mulia Pratama, Nur Imam Saifulloh, meminta tetap waspada.
“Kalau saya pribadi melihatnya memang ke arah positif, tetap setelah melewati Ramadan dan Lebaran ini saya justru khawatirnya kembali ke titik semula, deflasi,” tuturnya.
Saifulloh juga mencermati tren kenaikan harga emas yang diprediksi akan berlanjut, didorong oleh peningkatan permintaan masyarakat pasca Lebaran yang cenderung menyimpan aset dalam bentuk emas.
“Jadi masyarakat setelah lebaran itu cenderung menyimpan aset atau kekayaannya dalam bentuk emas,” tambahnya.
Dinamika ini menunjukkan kompleksitas faktor yang mempengaruhi stabilitas ekonomi Kota Bekasi. (*)














