ROTASI.CO.ID – Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Malang mempersembahkan The Biggest Fashion Event in Malang Raya Bank Indonesia. Virtual Malang Fashion Week 2020 ini menghadirkan 51 Designers, baik desainer Lokal, Nasional bahkan desainer Internasional, desainer dari Kualalumpur,Malaysia dan Desainer Perth Australia.
Project Derectur and Founder Malang Fashion Week, Agus Sunandar mengatakan Ini merupakan tahun ketiga kegiatan Malang Fashion Week diadakan dikota Malang, dimana pada tahun tahun sebelumnya telah dilaksanakan secara langsung dengan sangat megah dan spectakuler.
“Pada saat kondisi pandemi ini, kita semua dihadapkan pada kondisi kenormalan baru yang mengharuskan segala aktifitas dilakukan secara virtual dengan penggunaan protokol kesehatan yang sangat ketat,” ucapnya, Minggu (8/11/2020).
Dirinya menuturkan tujuan utama dari pelaksanaan Malang Fashion Week adalah, untuk bersama sama pemerintah serta lembaga swasta yang lain, memajukan industri Fashion di Kota Malang pada Khususnya serta Indonesia pada umumnya. Berikutnya adalah mendukung program Pemerintah kota Malang, untuk mempertahankan dan menguatkan lagi predikat kota Malang sebagai kota kreatif di Indonesia yang berstandar global.
“Tujuan berikutnya adalah sebagai wahana bersama bagi para pelaku industri kreatif khususnya kolaborasi antara desainer, dengan pengrajin / UMKM, antara desainer muda dengan desainer senior, juga antara desainer lokal dengan desainer nasional maupun Internasional, dalam mendesain dan membuat karya-karya yang luar biasa,” paparnya.
Malang fashion week kali ini, Tidak hanya menampilkan presentasi karya dalam bentuk fashion show, melainkan juga menyelenggarakan Webinar Nasional “Fashion in New Normal era”, Live IG Fashion Talk dengan desainer inspiratif, Lomba Fashion Illustration, dan Lomba Face Icon.
Tema Malang Fashion Week kali ini adalah, Enigmatic istilah yang memberi makna sulit dimengerti dan sebuah Ketidakpastian, dimana makna itu memberi semangat kepada kita untuk terus bertahan dan bangkit dengan menerapkan prinsip prinsip sustainability agar bisa mempertahankan kelangsungan hidup.
Selain itu, tema ini dipilih dan disesuaikan untuk merespon kondisi dunia yang sedang dilanda pandemic COvid-19. Diharapkan para desainer tetap mampu beradaptasi melalui karya-karya yang dihasilkan. Juga menampilkan 3 Guest Designers yaitu Ali Charisma dari Bali; Gregorius Vici dari Semarang; dan Azlan dari Kuala Lumpur, Malaysia.
“Dan fashion Webinar Nasional tentang Fashion di Era New Normal, menghadirkan 3 guest Speakers yaitu, Andien yang sudah memulai bisnisnya pada bidang fashion, Ane Avantie dan Ali Charisma yang keduanya merupakan Desainer top Indonesia,” tandasnya (Dyt)













