ROTASI
No Result
View All Result
  • Login
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
Trending
ROTASI TV
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
No Result
View All Result
ROTASI
No Result
View All Result
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
Home News

Angga Karidwansyah Cerita ke Wali Kota Bekasi Soal Siksaan dan Penipuan Modus TPPO di Kamboja

Rotasi by Rotasi
September 3, 2025
Reading Time: 3 mins read
0
Angga Karidwansyah Cerita ke Wali Kota Bekasi Soal Siksaan dan Penipuan Modus TPPO di Kamboja

Rotasi.co.id – Angga Karidwansyah, seorang warga Bantargebang, Kota Bekasi, menceritakan pengalaman pahitnya setelah menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.

Kisah itu ia sampaikan ketika menerima kunjungan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi di kediamannya, Rabu (3/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Angga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang terlihat menggiurkan namun berujung jebakan.

Ia menegaskan, kasus yang dialaminya menjadi bukti nyata bahaya TPPO yang kini marak terjadi.

“Awalnya saya dijanjikan pekerjaan dengan gaji besar dan proses mudah melalui media sosial. Semua biaya hotel dan konsumsi ditanggung penyalur. Tapi setelah sampai di Kamboja, semuanya berubah. Saya justru diperlakukan tidak manusiawi,” ungkap Angga.

Ia menjelaskan bahwa modus para pelaku biasanya dimulai dengan membuat calon korban merasa aman dan nyaman.

Semua fasilitas ditanggung sejak di Indonesia agar korban percaya. Namun, setibanya di negara tujuan, korban dijebak dan dipaksa bekerja dalam kondisi yang sangat buruk.

“Semua dibiayain, dibikin senang dulu di sini. Tapi sampai sana dibuat susah. Saya di Kamboja merasakan siksaan cukup parah, bahkan diancam disetrum,” ujarnya sambil menekankan bahwa ia mengalami kekerasan fisik maupun mental.

Pengalaman getir itu memperkuat pola kasus TPPO yang banyak terungkap belakangan ini. Korban umumnya dijebak janji manis, lalu dipaksa bekerja, disiksa, hingga terancam keselamatannya.

RELATED POSTS

Nawal Husni Minta Pemkot Bekasi Terapkan Bike to Work Tiga Kali Seminggu

Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan ANRI Atas Pelestarian Arsip Statis Bersejarah Bangsa

KPK Apresiasi Langkah Proaktif Kemensos Cegah Korupsi pada Program Sekolah Rakyat

Dari pengalamannya, Angga berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja dari media sosial, terlebih dengan iming-iming gaji tinggi dan proses cepat.

Ia menekankan pentingnya memeriksa legalitas perusahaan penyalur kerja.

“Jangan sampai tertipu perdagangan manusia atau bahkan perdagangan organ. Harus tahu perusahaan itu legal atau ilegal. Jangan mudah percaya,” tegasnya.

Imbauan ini sejalan dengan peringatan dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) serta Kepolisian, yang terus mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan berkedok lowongan kerja di platform digital.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara langsung mendatangi rumah Angga Karidwansyah (24), warga Kelurahan Bantargebang yang menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bekasi terhadap warganya yang menjadi korban eksploitasi tenaga kerja ilegal.

Tri Adhianto menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan dukungan moril kepada Angga dan keluarga.

Ia menegaskan, kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Bekasi, agar lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang terkesan instan dan tidak jelas prosedurnya.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Jangan sampai tergiur janji-janji manis dan iming-iming gaji besar dari calo atau perekrut ilegal. Pastikan legalitas perusahaan, jenis pekerjaan, dan prosedur yang digunakan. Jika terdengar terlalu mudah, besar kemungkinan itu penipuan,” tegas Tri.

Ia menjelaskan bahwa proses bekerja secara resmi ke luar negeri tidak bisa dilakukan secara instan. Setiap calon tenaga kerja wajib mengikuti rangkaian prosedur yang panjang, mulai dari pelatihan keterampilan, pembelajaran bahasa asing, tes psikologi, hingga pembekalan budaya negara tujuan. Seluruh proses tersebut umumnya membutuhkan waktu minimal enam bulan.

“Tidak ada yang namanya buat paspor hari ini, lalu besok langsung berangkat. Pemerintah melalui program resmi sudah menyediakan jalur aman dan legal. Tahun depan kami bahkan menganggarkan kembali program pelatihan dan pemberangkatan tenaga kerja legal bagi warga yang memenuhi kriteria,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tri Adhianto mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik perekrutan tenaga kerja ilegal yang marak beredar melalui media sosial. Ia menekankan bahwa modus seperti ini sulit dideteksi di lapangan, sehingga literasi digital dan kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama untuk mencegah jatuhnya korban baru.

“Masyarakat harus cerdas dan kritis dalam memverifikasi setiap tawaran kerja. Bekali diri dengan pengetahuan serta keterampilan yang memadai agar tidak mudah terjerat perdagangan orang. Pemerintah daerah siap mendukung dan mendampingi warga yang ingin bekerja ke luar negeri secara legal,” pungkasnya. (*)

Tags: Angga KaridwansyahBNP2TKIimbauan kerja luar negerikekerasan pekerja migrankorban perdagangan orang Bekasimodus TPPO media sosialpencegahan perdagangan manusiapenipuan lowongan kerja onlineTPPO KambojaWali Kota Bekasi Tri Adhianto
ShareTweetPin
Rotasi

Rotasi

ROTASI.CO.ID adalah portal media online yang menyediakan beragam berita secara update, faktual dan aktual.

Related Posts

Nawal Husni Minta Pemkot Bekasi Terapkan Bike to Work Tiga Kali Seminggu
News

Nawal Husni Minta Pemkot Bekasi Terapkan Bike to Work Tiga Kali Seminggu

May 9, 2026
Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan ANRI Atas Pelestarian Arsip Statis Bersejarah Bangsa
News

Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan ANRI Atas Pelestarian Arsip Statis Bersejarah Bangsa

May 9, 2026
KPK Apresiasi Langkah Proaktif Kemensos Cegah Korupsi pada Program Sekolah Rakyat
News

KPK Apresiasi Langkah Proaktif Kemensos Cegah Korupsi pada Program Sekolah Rakyat

May 9, 2026
Pemerintah Targetkan 10 Juta Pekerja Rentan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
News

Pemerintah Targetkan 10 Juta Pekerja Rentan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

May 8, 2026
Mensos Konsultasi ke KPK Pastikan Pengadaan Barang 2026 Bebas Korupsi
News

Mensos Konsultasi ke KPK Pastikan Pengadaan Barang 2026 Bebas Korupsi

May 8, 2026
Polri Ingatkan Bahaya Judi Bola Jelang Piala Dunia 2026
News

Polri Ingatkan Bahaya Judi Bola Jelang Piala Dunia 2026

May 8, 2026
Next Post
Restorative Justice Didorong KPAD Bekasi untuk 10 Anak dalam Kasus Kericuhan

Restorative Justice Didorong KPAD Bekasi untuk 10 Anak dalam Kasus Kericuhan

Viral Pernyataan Guru Dibanding Pedagang, Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Permohonan Maaf

Viral Pernyataan Guru Dibanding Pedagang, Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Permohonan Maaf

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Artikel

  • Wahyu B.K Resmi Pimpin LPM Kota Bekasi: Komitmen Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah

    Wahyu B.K Resmi Pimpin LPM Kota Bekasi: Komitmen Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Layanan Bus Trans Beken Resmi Meluncur, Gratis Satu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ATR/BPN Buka Akses Peta Pertanahan Publik Melalui Geoportal Bhumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Penggusuran, SMKN 1 Tambun Utara Butuh Ruang Kelas Baru Sebelum SPMB 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor BRI Unit Wisma Asri Pindah Alamat Mulai 26 Mei 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Artikel Terbaru

Nawal Husni Minta Pemkot Bekasi Terapkan Bike to Work Tiga Kali Seminggu

Nawal Husni Minta Pemkot Bekasi Terapkan Bike to Work Tiga Kali Seminggu

May 9, 2026
Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan ANRI Atas Pelestarian Arsip Statis Bersejarah Bangsa

Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan ANRI Atas Pelestarian Arsip Statis Bersejarah Bangsa

May 9, 2026
KPK Apresiasi Langkah Proaktif Kemensos Cegah Korupsi pada Program Sekolah Rakyat

KPK Apresiasi Langkah Proaktif Kemensos Cegah Korupsi pada Program Sekolah Rakyat

May 9, 2026
Pemerintah Targetkan 10 Juta Pekerja Rentan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Pemerintah Targetkan 10 Juta Pekerja Rentan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

May 8, 2026
Mensos Konsultasi ke KPK Pastikan Pengadaan Barang 2026 Bebas Korupsi

Mensos Konsultasi ke KPK Pastikan Pengadaan Barang 2026 Bebas Korupsi

May 8, 2026

Rotasi.co.id merupakan media online yang menyajikan artikel secara faktual dan aktual sebagai roda berita dan informasi.

Pilihan Editor

Nawal Husni Minta Pemkot Bekasi Terapkan Bike to Work Tiga Kali Seminggu

Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan ANRI Atas Pelestarian Arsip Statis Bersejarah Bangsa

Katagori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kronika
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Mozaik
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ramadhan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Wisata

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kategori
    • News
    • Opini
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Politik
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Mozaik
    • Gaya Hidup
    • Wisata
    • Teknologi
    • Internasional
    • Cek Fakta
    • Puisi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.