Rotasi.co.id – DPRD Kota Bekasi mendorong Pemerintah Kota Bekasi melakukan modernisasi angkutan kota (angkot) secara menyeluruh guna seperti metode Jak Linko.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti mengatakan langkah ini bertujuan untuk menciptakan integrasi transportasi yang harmonis sehingga kebutuhan mobilitas masyarakat terpenuhi tanpa mematikan mata pencaharian para pengusaha dan sopir angkutan konvensional.
Evi menilai, transformasi angkot menuju sistem yang lebih modern seperti konsep JakLingko di Jakarta merupakan kebutuhan mendesak bagi Kota Bekasi sebagai kota yang terus berkembang.
“Kita kan sepakat dari awal bahwa untuk modernisasi angkutan umum di Kota Bekasi itu perlu. Bahwa kita dorong pemerintah untuk melakukan modernisasi angkutan publik yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Evi Mafriningsianti kepada Rotasi, Sabtu (28/2/2026).
Politisi dari Fraksi PAN Pembangunan ini menjelaskan polemik tersebut dapat diatasi jika Pemerintah Kota Bekasi mampu merangkul seluruh pihak melalui skema penataan yang adil.
Opsi peremajaan armada dinilai menjadi solusi strategis agar angkot memiliki standar keamanan dan kenyamanan yang setara dengan transportasi publik modern lainnya.
“Jadi ke depan mudah-mudahan bisa merangkul semua pihak, baik swasta yang punya armada angkutan, apakah diperlukan untuk peremajaan atau apa nanti bentuknya,” lanjut Evi.
Lebih lanjut, Evi meyakini pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan layanan transportasi yang murah, bahkan gratis, bagi warga Bekasi tanpa mengesampingkan kualitas.
Menurutnya, aksesibilitas dan kenyamanan adalah kunci utama untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
“Saya yakin pemerintah juga ingin bahwa sebagai salah satu kota yang maju, angkutan umumnya bisa diakses masyarakat dengan gratis, atau harga yang murah tapi nyaman,” pungkasnya. (ADV)














