Rotasi.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi diminta untuk lebih serius dan inovatif dalam menanggulangi angka pengangguran, khususnya di kalangan warga lokal yang kini harus bersaing dengan pencari kerja dari luar daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Bekasi, Rudy Heryansyah, yang menyoroti peran penting pemerintah dalam membuka lapangan pekerjaan baru.
“Peran Pemkot, khususnya Dinas Ketenagakerjaan, sangat krusial dalam membuka peluang kerja agar masyarakat lokal yang masih menganggur bisa segera mendapatkan pekerjaan,” ujar Rudy, Selasa (10/06/2025).
Ia menegaskan bahwa kebijakan ketenagakerjaan di Kota Bekasi harus mampu mengakomodasi kebutuhan tenaga kerja lokal.
Menurutnya, saat ini banyak warga dari luar daerah yang datang ke Bekasi karena tertarik dengan tingginya Upah Minimum Kota (UMK), sementara jumlah industri di kota ini belum mencukupi kebutuhan tenaga kerja yang ada.
“Karena industri di Kota Bekasi masih terbatas, sedangkan UMK-nya tinggi, wajar kalau banyak warga luar datang untuk mencari kerja. Namun ini jadi tantangan tersendiri bagi warga lokal karena mereka harus bersaing ketat,” jelas Rudy.
Rudy mendorong Pemkot Bekasi untuk menghadirkan program-program strategis, seperti pelatihan kerja berbasis keterampilan, program padat karya, dan kolaborasi dengan sektor swasta, guna membuka akses kerja yang lebih luas bagi warga asli Bekasi.
“Saya berharap Pemkot Bekasi ke depan dapat menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat lokal, sehingga kesejahteraan mereka bisa meningkat secara nyata,” pungkasnya. (*)













