Rotasi.co.id – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Baharuddin Banong, memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) atas penyelenggaraan Sosialisasi Program Strategis di Hotel Claro Kendari, Selasa (17/12/2024).
Kegiatan ini dinilai penting untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam menyelesaikan permasalahan pertanahan.
“Harapan besar saya, kegiatan seperti ini terus digalakkan agar masyarakat bisa ikut berpartisipasi dan diajak terlibat menyelesaikan masalah pertanahan,” kata Baharuddin Banong dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (17/12/2024).
Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat untuk mempercepat dan mempermudah penyelesaian masalah pertanahan, sehingga tidak ada lagi kendala dalam proses legalisasi aset dan peningkatan pendapatan negara melalui pajak.
“Dengan melibatkan masyarakat, kita bisa memastikan tidak ada lagi tanah masyarakat yang bermasalah, dan semua bisa taat pajak,” tambahnya.
Baharuddin juga optimistis, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, partisipasi masyarakat akan semakin meningkatkan kontribusi dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara, Asep Heri, menambahkan bahwa masyarakat dapat berperan aktif melalui Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) untuk menyelesaikan sengketa batas tanah.
Ia juga mengungkapkan target legalisasi aset melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 60.000 bidang tanah di Sulawesi Tenggara, yang ditargetkan rampung pada Mei 2025.
“Peran Bapak/Ibu sangat penting dalam mewujudkan partisipasi masyarakat untuk pelaksanaan program strategis ini,” tegas Asep Heri.
Sosialisasi tersebut juga diwarnai dengan penyerahan sertipikat kepada 14 perwakilan masyarakat Kota Kendari oleh Baharuddin Banong dan pejabat terkait.
Sebanyak 100 masyarakat Kota Kendari turut hadir sebagai peserta sosialisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengatasi permasalahan pertanahan di Indonesia.













