Rotasi.co.id – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat (Jabar) Ronal Surapradja, menghadiri acara Syukuran yang digelar oleh anggota DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul pada Minggu (3/11/2024) malam.
Dirinya mengatakan maksud dan tujuan menghadiri acara tersebut untuk bersilaturahmi kepada sesama kader partai PDI Perjuangan sekaligus memperkenalkan Jeje Wiradinata dan dirinya sebagai Cagub dan Cawagub Jabar nomor urut 2 kepada masyarakat Kota Bekasi.
“Hari ini silaturahmi ya. Sekaligus memperkenalkan saya dan juga pak Jeje, sebagai pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut 2 Jawa Barat,” kata Ronal di Graha Girsang.

Diketahui pasangan Cagub dan Cawagub Jeje-Ronal, mengusung slogan Jabar Untuk Semua yang menjadi pondasinya untuk memperjuangkan semua hak-hak warga Jabar apapun latar belakangnya.
“Jadi siapapun warga Jabar. Apapun latar belakang agamanya, keyakinan, etnis, tua-muda, miskin atau kaya, selama KTP Jabar, Jeje dan Ronal akan perjuangkan hak-haknya,” paparnya.
Dirinya meyakini, dengan mengusung slogan yang menghendaki kesetaraan hak dapat merangkul semua elemen masyarakat di Jawa Barat, terutama dalam hal toleransi antar umat beragama.
Meskipun situasi survey saat ini menempatkan posisi Jeje-Ronal kurang menguntungkan, namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus mendapatkan simpati dari warga Jabar.
“Sederhana, kami harus berjuang lebih keras dari Paslon lain. Kami berkeliling Jabar lebih banyak dari Paslon yang lain. Kami harus punya program yang lebih baik dari Paslon yang lain,” tegas Ronal.
Dirinya justru mengingatkan bahwa survey yang sesungguhnya ditentukan pada tanggal 27 November mendatang.
“Ingat! Survey sesungguhnya nanti, 27 November. Semua juga hanya kisi-kisi, kita lihat saja nanti!” ujarnya penuh keyakinan.
Sehingga, dirinya menaruh harapan besar atas kompetisi yang fair dan supportif serta independensi dan netralitas peran Bawaslu-KPU dalam menyelenggarakan Pilkada 2024 mendatang, agar hasil pemilihan dapat diterima oleh semua masyarakat Jawa Barat.
“Makanya kami berharap kompetisi yang fair, yang suportif. Kompetisi yang menjunjung tinggi nilai etika dan moral. Semua menjalankan tugas sebaik-baiknya. Saya yakin hasilnya bisa diterima semua masyarakat Jawa Barat,” tukasnya.














