Rotasi.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi menggelar sosialisasi zakat fitrah dengan pendekatan yang berbeda dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu sosialisasi dilakukan secara terpusat, tahun ini BAZNAS Kota Bekasi memisahkan sosialisasi berdasarkan jenis Unit Pengumpul Zakat (UPZ). UPZ tersebut yaitu UPZ OPD, UPZ BUMD/BUMN, UPZ UPP, UPZ Lembaga Vertikal Pemerinta dan UPZ Sekolah. Sosialisasi yang dimulai pada hari Rabu (26/2/25) dan berakhir pada hari Kamis (27/2/25) berlangsung di ruang rapat Multazam.
Fahri Fauzi, Kepala Bidang Pengumpulan Dana dan Sosialisasi BAZNAS Kota Bekasi, menjelaskan perubahan strategi sosialisasi ini dilakukan setelah evaluasi tahun lalu yang menunjukkan sosialisasi terpusat kurang efektif. “Tahun lalu biasanya kita gabung, semua unsur itu gabung menyatu sekali saja, satu kali saja sosialisasinya tapi gabung. Sehari di aula Al Barkah cuma hasil evaluasi-evaluasi kurang kondusif, kurang efektif. Akhirnya, kita coba tahun ini dipisah,” jelasnya.
Besaran zakat fitrah tahun ini ditetapkan sebesar 2,5 kg beras atau 3,5 liter, setara dengan Rp47.000,00. “Besaran ini mengikuti keputusan Ketua BAZNAS Pusat untuk wilayah Bekasi, Jakarta, Depok, dan Tangerang. Meskipun kajian internal BAZNAS Kota Bekasi dan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian menunjukkan potensi nominal yang lebih tinggi (Rp50.000,00), BAZNAS Kota Bekasi tetap mengikuti arahan pusat,” terang Fahri kepada Rotasi, Kamis (27/2/25).
Fahri memaparkan sistem penyaluran zakat fitrah di Kota Bekasi menerapkan skema 70 persen, 30 persen. Secara garis besar 70 persen zakat disalurkan langsung oleh UPZ terkait, sementara 30 persen disalurkan oleh BAZNAS Kota Bekasi. Jadi, tidak 100 persen pengumpulan mereka setorkan kepada BAZNAS Kota Bekasi, hanya 30 persen saja. Rata-rata bahkan diangka 25,25 persen.
BAZNAS Kota Bekasi menargetkan pengumpulan zakat fitrah Ramadhan tahun ini sebesar 7,2 miliar. Target tersebut terbagi menjadi 5 miliar off balance sheet dan 2 miliar on balance sheet. Penerimaan on balance sheet adalah zakat yang masuk ke rekening BAZNAS, sementara off balance sheet mencakup zakat yang didistribusikan langsung oleh UPZ dan hanya tercatat sebagai data.
Selain pengumpulan zakat, BAZNAS Kota Bekasi juga fokus pada penguatan literasi zakat fitrah dan optimalisasi pengumpulan zakat di tahun 2025. (GAM)














