Rotasi.co.id – Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Timur jalin kerjasama dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Surabaya dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid mengatakan, kerja sama ini difokuskan pada percepatan layanan pertanahan dan sertifikasi tanah milik dan tanah wakaf milik Badan Hukum Perkumpulan NU.
“Ini untuk percepatan sertipikasi hak atas tanah yang dimiliki NU secara struktural dan komunitas keagamaan berbasis NU di Jawa Timur,” kata Menteri Nusron dalam keterangan tertulis yang diterima pada Minggu (24/11/2024).
“Kita mendorong pendaftaran, pemetaan, dan sertipikasi tanah di tiap kabupaten/kota. Keluarga besar NU juga mempunyai kepentingan untuk menyelamatkan aset-aset tanah yang dimiliki supaya ke depan mempunyai kepastian hukum dan tidak menimbulkan sengketa dan konflik tanah,” sambungnya.
Selain MoU tersebut, juga ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kantor Pertanahan (Kantah) dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Provinsi Jawa Timur.
Menteri Nusron menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN untuk mempermudah sertifikasi tanah wakaf tidak hanya untuk NU, tetapi juga untuk organisasi keagamaan lainnya seperti Muhammadiyah dan gereja.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menyerahkan 9 sertipikat tanah wakaf milik Perkumpulan NU dan 3 sertipikat tanah wakaf lainnya di Jawa Timur.
Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Timur, Abdul Hakim Mahfudz, mengapresiasi langkah Kementerian ATR/BPN dan berharap kerja sama ini dapat mempercepat layanan dan menertibkan administrasi pertanahan di Jawa Timur.
“Kita menyadari banyak permasalahan sertipikat tanah wakaf non produktif, dan sekarang pelayanan ini sudah dipermudah,” ungkap Mahfudz.
Ia menyebut saat ini dengan banyaknya perubahan-perubahan, PWNU Jatim dinilai semakin maju dengan partisipasi aktif masyarakat dan bantuan pemerintah, untuk pondok dan yayasan dengan proses sertipikasinya.
Sebagai informasi, hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur, Lampri, Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Anwar Manshur, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Anwar Iskandar, dan para Kepala Kantah se-Jawa Timur. (*)














