ROTASI
No Result
View All Result
  • Login
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
Trending
ROTASI TV
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
No Result
View All Result
ROTASI
No Result
View All Result
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
Home News

Status Siaga, Gunung Semeru Erupsi dengan Kolom Abu Setinggi 1 Kilometer

Rotasi by Rotasi
July 6, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Status Siaga, Gunung Semeru Erupsi dengan Kolom Abu Setinggi 1 Kilometer

Rotasi.co.id – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Senin pagi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar satu kilometer di atas puncak gunung, sementara aktivitas vulkanik masih berada pada Status Level III atau Siaga sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 05.13 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1 kilometer di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Yadi menjelaskan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke utara. Berdasarkan hasil pemantauan, erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi selama 167 detik.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm serta durasi 167 detik,” katanya.

Seiring masih berlangsungnya aktivitas vulkanik, Pos Pengamatan Gunung Semeru mengingatkan masyarakat agar mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan. Warga dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar.

“Saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak,” jelas Yadi Yuliandi.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Kawasan tersebut dinilai berpotensi terdampak perluasan awan panas maupun aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak gunung.

“Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” tegasnya.

Yadi menambahkan bahwa potensi bahaya tidak hanya berasal dari erupsi, tetapi juga dari awan panas, guguran lava, dan lahar yang dapat mengalir melalui sejumlah sungai berhulu di puncak Gunung Semeru. Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.

RELATED POSTS

Kemenhub Siapkan Transportasi Udara dan Laut untuk Bantu Penanganan Gempa NTT

Kali Bekasi Menghitam dan Berbau, Pemkot Bakal Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran

Gempa NTT Rusak 5.521 Ruang Kelas, Kemendikdasmen Siapkan Sekolah Darurat

“Masyarakat diharapkan mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang mengingatkan masyarakat, khususnya para penambang pasir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi letupan sekunder dari material vulkanik yang masih berada di kawasan aliran lahar maupun lokasi penambangan.

“Jangan pernah menganggap timbunan material di kawasan Semeru sepenuhnya aman. Material itu bisa saja masih panas dan dalam kondisi tertentu menimbulkan bahaya bagi masyarakat, khususnya penambang,” kata Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

Menurut Indah, material vulkanik yang terbawa dari lereng Gunung Semeru masih dapat menyimpan suhu tinggi dalam jangka waktu tertentu. Kondisi tersebut berpotensi memicu letupan sekunder apabila terjadi gangguan, sehingga masyarakat diminta tidak mendekati timbunan material tanpa memperhatikan faktor keselamatan.

“Material yang tampak diam atau telah mengendap belum tentu sepenuhnya aman untuk didekati atau ditambang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa risiko bencana dapat meningkat saat hujan turun di kawasan puncak maupun lereng Gunung Semeru. Curah hujan berpotensi menggerakkan material vulkanik yang tersimpan di sepanjang aliran sungai dan memicu banjir lahar yang membahayakan masyarakat.

“Masyarakat diimbau tidak hanya memperhatikan informasi tentang erupsi atau awan panas, tetapi juga memahami risiko dari material vulkanik sisa erupsi yang masih berada di sepanjang aliran sungai dan kawasan penambangan,” pungkas Indah Amperawati.

Tags: aktivitas vulkanik SemeruAwan Panas SemeruBesuk KobokanBupati LumajangErupsi Gunung SemeruGunung Api SemeruGunung Semeru ErupsiGunung Semeru Hari IniGunung Semeru Level IIIKolom Abu SemeruLahar Gunung SemeruLumajangPenambang Pasir LumajangPVMBGStatus Gunung Semeru
ShareTweetPin
Rotasi

Rotasi

ROTASI.CO.ID adalah portal media online yang menyediakan beragam berita secara update, faktual dan aktual.

Related Posts

Kemenhub Siapkan Transportasi Udara dan Laut untuk Bantu Penanganan Gempa NTT
News

Kemenhub Siapkan Transportasi Udara dan Laut untuk Bantu Penanganan Gempa NTT

August 21, 2026
Kali Bekasi Menghitam dan Berbau, Pemkot Bakal Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran
News

Kali Bekasi Menghitam dan Berbau, Pemkot Bakal Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran

August 21, 2026
Gempa NTT Rusak 5.521 Ruang Kelas, Kemendikdasmen Siapkan Sekolah Darurat
News

Gempa NTT Rusak 5.521 Ruang Kelas, Kemendikdasmen Siapkan Sekolah Darurat

August 21, 2026
Karhutla Kalimantan Meluas, Pemerintah Catat Kualitas Udara Kategori Berbahaya
News

Karhutla Kalimantan Meluas, Pemerintah Catat Kualitas Udara Kategori Berbahaya

August 21, 2026
Pemkot Bekasi Pastikan Persiapan PLTSa Berjalan, Groundbreaking Dijadwalkan 26 Agustus
News

Pemkot Bekasi Pastikan Persiapan PLTSa Berjalan, Groundbreaking Dijadwalkan 26 Agustus

August 21, 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Perumda Tirta Patriot Bekasi Bangun Soliditas Lewat Lomba Memancing
News

Semarak HUT ke-81 RI, Perumda Tirta Patriot Bekasi Bangun Soliditas Lewat Lomba Memancing

August 20, 2026
Next Post
ATR/BPN Terapkan Sistem Pengukuran Terjadwal Mulai Agustus 2026

ATR/BPN Terapkan Sistem Pengukuran Terjadwal Mulai Agustus 2026

ATR/BPN Gandeng DPR RI Matangkan RUU Administrasi Pertanahan

ATR/BPN Gandeng DPR RI Matangkan RUU Administrasi Pertanahan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Artikel

  • Tabur Bunga Sasak Kapuk, Alex Jiblo: Kita Bersatu Demi KH. Noer Alie

    Tabur Bunga Sasak Kapuk, Alex Jiblo: Kita Bersatu Demi KH. Noer Alie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokumen SHGB Citypark Belum Diserahkan, Pengembang Terancam Dicabut Izinnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ATR/BPN Buka Akses Peta Pertanahan Publik Melalui Geoportal Bhumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tujuh Tahun Tanpa Sertifikat, Pembeli Kavling Lengkeng Lapor Kasus Penipuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri Nusron Wahid Siapkan 37.709 Hektare Lahan Potensial Guna Dukung Program 3 Juta Rumah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Artikel Terbaru

Kemenhub Siapkan Transportasi Udara dan Laut untuk Bantu Penanganan Gempa NTT

Kemenhub Siapkan Transportasi Udara dan Laut untuk Bantu Penanganan Gempa NTT

August 21, 2026
Kali Bekasi Menghitam dan Berbau, Pemkot Bakal Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran

Kali Bekasi Menghitam dan Berbau, Pemkot Bakal Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran

August 21, 2026
Gempa NTT Rusak 5.521 Ruang Kelas, Kemendikdasmen Siapkan Sekolah Darurat

Gempa NTT Rusak 5.521 Ruang Kelas, Kemendikdasmen Siapkan Sekolah Darurat

August 21, 2026
Karhutla Kalimantan Meluas, Pemerintah Catat Kualitas Udara Kategori Berbahaya

Karhutla Kalimantan Meluas, Pemerintah Catat Kualitas Udara Kategori Berbahaya

August 21, 2026
Pemkot Bekasi Pastikan Persiapan PLTSa Berjalan, Groundbreaking Dijadwalkan 26 Agustus

Pemkot Bekasi Pastikan Persiapan PLTSa Berjalan, Groundbreaking Dijadwalkan 26 Agustus

August 21, 2026

Rotasi.co.id merupakan media online yang menyajikan artikel secara faktual dan aktual sebagai roda berita dan informasi.

Pilihan Editor

Kemenhub Siapkan Transportasi Udara dan Laut untuk Bantu Penanganan Gempa NTT

Kali Bekasi Menghitam dan Berbau, Pemkot Bakal Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran

Katagori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kronika
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Mozaik
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ramadhan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Wisata

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kategori
    • News
    • Opini
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Politik
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Mozaik
    • Gaya Hidup
    • Wisata
    • Teknologi
    • Internasional
    • Cek Fakta
    • Puisi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.