Rotasi.co.id – Nawal Husni resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bekasi setelah dilantik sebagai ketua bersama jajaran kepengurusan partai.
Setelah pelantikan, Nawal menetapkan target politik untuk meningkatkan perolehan kursi PPP di DPRD Kota Bekasi menjadi lima kursi pada pemilu legislatif mendatang.
Pelantikan kepengurusan DPC PPP Kota Bekasi tersebut menjadi momentum awal bagi Nawal untuk menjalankan roda organisasi dan memperkuat konsolidasi partai di tingkat daerah.
Target lima kursi menjadi salah satu sasaran utama kepengurusan baru dalam memperkuat posisi PPP di DPRD Kota Bekasi.
“Alhamdulillah hari ini kami sudah resmi dilantik dan mudah-mudahan menjadi pembangkit kami untuk Kota Bekasi. Dan kami dari DPC PPP Kota Bekasi wajib dan harus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bekasi hingga Bekasi keren dan Bekasi tertata hingga sustainable berkelanjutan untuk kemaslahatan warga masyarakat Kota Bekasi. Gitu,” kata Nawal dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
Ia juga menegaskan kepengurusan DPC PPP Kota Bekasi akan mengarahkan konsolidasi organisasi untuk mengejar target lima kursi legislatif. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keberadaan PPP di lembaga legislatif sekaligus meningkatkan kontribusi politik partai di Kota Bekasi.
“Target kursi insyaallah kita 5. Apapun caranya, ya 5. Insyaallah halalan thoyyiban, halalan thoyyiban gitu,” ungkapnya.
Untuk mencapai target tersebut, Nawal menyebut penguatan struktur organisasi menjadi langkah awal yang perlu dilakukan. Konsolidasi akan diarahkan dari tingkat bawah hingga kepengurusan DPC agar seluruh elemen partai memiliki peran dalam menjalankan agenda organisasi dan memperluas kerja politik PPP di Kota Bekasi.
“Ya upayanya sekitar reorganisasi dulu. Watilkal-ayyaamu nudaawiluhaa bainan-naas tadi disampaikan oleh Kiai Uu Ruzhanul Ulum bahwasanya organisasi itu harus ada entitasnya, gitu. Semua dari ranting paling bawah, RT, RW, ranting, sampai DPC. Mudah-mudahan semuanya bisa berkolaborasi untuk merebut kursi di Kota Bekasi,” ujarnya.
Strategi tersebut menempatkan reorganisasi dan penguatan struktur sebagai fondasi utama kepengurusan baru. Struktur partai yang berjalan dari tingkat akar rumput hingga DPC diharapkan dapat memperkuat koordinasi kader sekaligus menjadi sarana untuk menjalankan program organisasi secara lebih terarah.
“Kita berkolaborasi. Gitu, tadi ya semuanya berkolaborasi, PPP. Seperti itu,” tutur Nawal.
Dengan dilantiknya Nawal Husni sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi, kepengurusan baru kini menghadapi agenda konsolidasi organisasi dan penguatan struktur partai. Target lima kursi DPRD Kota Bekasi menjadi sasaran politik yang harus diterjemahkan melalui kerja organisasi, kolaborasi antarkader, serta penguatan struktur hingga tingkat bawah.
Target tersebut sebelumnya juga telah menjadi agenda PPP Kota Bekasi dalam sejumlah konsolidasi organisasi. Pada Rapimcab September 2026, PPP Kota Bekasi disebut menargetkan lima kursi DPRD pada Pemilu 2029 dengan penguatan struktur hingga tingkat akar rumput.
Bagi Nawal, kepengurusan baru tidak hanya dituntut mengejar perolehan kursi legislatif, tetapi juga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjalankan fungsi organisasi di Kota Bekasi. Dengan demikian, target lima kursi akan menjadi salah satu ukuran kinerja politik DPC PPP Kota Bekasi dalam menghadapi agenda pemilu mendatang. (*)














