Rotasi.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya sertipikat tanah bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
Dalam kunjungannya ke Kota Balikpapan, Sabtu (14/12/2024), ia menyerahkan sertipikat tanah kepada warga dan mengimbau masyarakat untuk segera mendaftarkan tanah mereka.
“Masyarakat kita motivasi terus, kita kasih semangat, supaya tetap didaftarkan dan disertipikatkan tanahnya. Karena bisa jadi tanah tersebut hari ini belum mempunyai nilai ekonomi tinggi, tapi pada 5-10 tahun mendatang akan mempunyai nilai ekonomi tinggi,” ujar Menteri Nusron usai penyerahan sertipikat.
Lebih dari sekadar nilai ekonomi, sertipikasi tanah juga berperan vital dalam meminimalisir sengketa dan konflik lahan di masa mendatang.
“Mumpung penduduk belum banyak dan jangan sampai nanti menimbulkan konflik kemudian hari,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Yan Perdana (40), salah satu penerima sertipikat. Ia mengaku bangga dan menyampaikan apresiasinya atas program sertipikasi tanah, khususnya sistem sertipikat elektronik.
“Ini goal kami juga untuk dapat sertipikat. Saya pribadi mengucapkan terima kasih banyak atas inovasinya menjadi sertipikat digital (Sertipikat Elektronik) sangat membantu warga,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi kemudahan dan tanpa biaya dalam proses pengurusan sertipikat.
“Terima kasih untuk Pak Menteri dan Kementerian ATR/BPN, tidak ada biaya untuk pengurusan sertipikatnya,” tambahnya.
Sebanyak 77 sertipikat tanah diserahkan di Desa Manggar, Desa Teritip, dan Desa Batu Ampar, meliputi sertipikat hasil PTSL, Barang Milik Negara (BMN), dan wakaf.
Penyerahan sertipikat ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat Kementerian ATR/BPN, termasuk Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang dan Kepala Kanwil BPN Kalimantan Timur.
Kehadiran Menteri Nusron diharapkan dapat semakin mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan sertipikat tanah. (*)













