Rotasi.co.id – Kantor Kecamatan Bekasi Timur melakukan penilaian terhadap wilayah yang memiliki Kampung Tangguh sebagai bentuk antisipasi penanganan bencana.
Penilaian ini dilakukan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Camat Bekasi Timur, Fitri Widyati, menjelaskan bahwa program Kampung Tangguh memiliki lima pilar utama, yaitu tangguh kesehatan, tangguh keamanan dan ketertiban, tangguh pengelolaan lingkungan hidup, tangguh bencana, dan tangguh ketahanan pangan.
“Indikator penilaian yang kami lakukan oleh tim penilai lomba Kampung Tangguh tingkat Kecamatan Bekasi Timur meliputi seluruh aspek dari kelima pilar tersebut,” kata Fitri dalam keterangannya pada Jumat (19/7/2024).
Tujuan dari program Kampung Tangguh adalah untuk memberdayakan masyarakat agar mampu mengatasi permasalahan di lingkungannya sendiri.
Misalnya, dalam pilar tangguh kesehatan, diharapkan RW dapat menyelesaikan masalah kesehatan di lapangan dengan bekerja sama dengan puskesmas dan Posyandu.
“Untuk ketahanan pangan, RW 11 mampu menyediakan dan memfasilitasi kebutuhan pangan di lingkungannya,” tambah Fitri.
Program Kampung Tangguh telah berjalan selama beberapa tahun di Kecamatan Bekasi Timur. Setiap tahun, diadakan lomba Kampung Tangguh untuk memotivasi dan mendorong partisipasi masyarakat.
“Terutama dalam hal tangguh penanganan bencana, warga masyarakat lebih siap untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dan menyediakan sarana prasarana yang dibutuhkan,” jelas Fitri.

Sebagai contoh, jika terjadi banjir, masyarakat dapat bersama-sama menyediakan perahu karet untuk membantu evakuasi.
“Alhamdulillah, program ini memberikan dampak signifikan baik di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun kota dalam menciptakan RW yang tangguh di lima sisi,” pungkas Fitri.














