Rotasi.co.id – Jaringan Milenial (JAM) Bekasi Bersatu, menawarkan konsep koperasi jasa, dengan melibatkan Karang Taruna menjadi stakeholder yang berperan sebagai pengelola untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di masing-masing wilayah Kota Bekasi.
Sekretaris Jendral (Sekjen) JAM Bekasi Bersatu, Muhammad Nurdin, menjelaskan konsep koperasi jasa yang ditawarkan berbeda dengan koperasi simpan-pinjam yang selama ini dikenal masyarakat.
“Kita gak mau yang namanya masyarakat itu untuk pinjam-meminjam, dirubah menjadi koperasi jasa,” terangnya, kepada media di Lagoon Avenue Mall, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (19/9/2024).
Ia mengaku melalui Karang Taruna di masing-masing wilayah Kota Bekasi akan menjadi wadah penggerak generasi milenial yang lebih terukur dan terorganisir.
Nurdin menuturkan salah satu tujuan dari koperasi jasa ini agar para milenial yang selama ini kesulitan mencari pekerjaan dapat terlibat langsung dalam operasional koperasi, membuka peluang pekerjaan bagi teman-teman mereka yang belum bekerja.
“Kita punya jasa (Event Organizer) EO loh, kita punya jasa security loh, nah sumber daya manusianya siapa? Ya teman-teman yang pada nganggur. Sehingga itu bisa menjadi cikal bakal pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah,” tambahnya.
Sementara itu, Nurdin menyebut bahwa sistem keuntungannya berupa bagi hasil, sehingga setiap keuntungan yang didapatkan dari penjualan produk di koperasi akan dibagikan kembali kepada anggota.
“Kalau belinya di koperasi, setiap tahun keuntungan kembali lagi kepada anggota,” katanya.
Koperasi juga menawarkan peluang bagi milenial untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang nanti akan diberikan pelatihan keterampilan, seperti cara memproduksi makanan yang layak jual, branding, dan pengemasan produk.
“Kita bikin pelatihan, kita panggil teman-teman yang berpengalaman, bikin pelatihan branding, pelatihan packaging, yang melalui pemerintah setempat dapat dibantu, baik bantuan anggaran maupun akses pemasaran,” ucapnya
Sehingga, kegiatan ini bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memajukan potensi lokal dengan dibantu oleh institusi setempat.
Harapannya program koperasi ini, nantinya dapat berjalan berkelanjutan, memberikan manfaat bagi masyarakat luas yang sifatnya tidak musiman, dan menjadi contoh bagi wilayah lain untuk memberdayakan pemuda melalui ekonomi kreatif berbasis koperasi.














