Rotasi.co.id – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai yang digelar di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet nasional sekaligus persiapan menghadapi SEA Games.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mengatakan ajang tersebut diikuti sekitar 516 peserta yang terdiri atas hampir 466 atlet kategori fighter dan 50 atlet kategori seni dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana menjaring atlet potensial untuk memperkuat kontingen Merah Putih pada ajang internasional,” kata kata Erick Thohir dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).
Ia menyebut perkembangan prestasi Muaythai Indonesia mulai menunjukkan tren positif setelah berhasil meraih medali perak pada ajang internasional sebelumnya.
Menurutnya, penyelenggaraan Kejurnas di Kota Bekasi menjadi bagian dari proses pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Bahwa secara prestasi, itu sudah mulai terlihat di mana kita dapat medali perak. Dan hari ini Kejurnas dihadiri hampir 460 atlet yang fighters dan 50 yang seni,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan perkembangan Muaythai tidak hanya diukur dari capaian prestasi, tetapi juga dari keberhasilan memperluas partisipasi masyarakat.
Erick menilai berbagai inovasi yang dilakukan Pengurus Besar Muaythai Indonesia mampu menjadikan olahraga tersebut semakin dikenal oleh berbagai kalangan.
“Yang lebih menarik lagi bagaimana Pak La Nyalla bisa mensosialisasi Muaythai ini menjadi olahraga yang populer,” ungkapnya.
Menurut Erick, salah satu terobosan yang dinilai efektif adalah pengembangan konsep Muaythai sebagai bagian dari aktivitas masyarakat melalui program Muaythai aerobik.
Selain itu, keterlibatan anak-anak sejak usia dini dinilai menjadi investasi penting dalam mencetak atlet masa depan.
“Kita bisa lihat tadi atlet ada yang umur lima tahun sudah mulai mengenal Muaythai. Itu paling mahal. Hal ini yang saya melihat sebagai sebuah terobosan,” tuturnya.
Erick menambahkan Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet Muaythai nasional sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games.
Ia berharap peningkatan pembinaan tersebut dapat berbanding lurus dengan pencapaian prestasi Indonesia di masa mendatang.
“Insya Allah kami dari Kemenpora tentu mempersiapkan hari ini untuk persiapan SEA Games buat Muaythai. Mudah-mudahan ke depan Muaythai bisa mendapatkan medali yang lebih baik,” jelas Erick.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia, La Nyalla Mattalitti, menyatakan optimistis cabang olahraga Muaythai mampu meningkatkan pencapaian prestasi pada SEA Games mendatang.
Optimisme tersebut didasarkan pada hasil pembinaan yang terus berjalan melalui berbagai kejuaraan nasional.
“Kita janji sama Menteri, dua medali emas. Insya Allah,” tegas La Nyalla.
La Nyalla menuturkan Kejurnas yang berlangsung di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, bukan sekadar kompetisi nasional, melainkan bagian dari tahapan seleksi dan pembentukan atlet menuju level internasional.
Menurutnya, seluruh peserta yang tampil memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk dipantau tim pelatih nasional.
“Kalau persiapannya, kejurnas ini sudah persiapan,” ujarnya.
Lebih lanjut, La Nyalla mengungkapkan pada kejuaraan sebelumnya Indonesia hanya mengirim enam atlet ke SEA Games. Dari jumlah tersebut, lima atlet berhasil mempersembahkan medali sehingga menjadi modal optimisme untuk meningkatkan kuota atlet pada edisi berikutnya.
“Kemarin itu kita dapat dari Kemenpora enam atlet. Alhamdulillah dari enam itu, lima semua dapat medali, satu gugur. Harapan kita nanti bisa mendapat 15 atlet,” pungkasnya.
Kejurnas Muaythai di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas atlet nasional sekaligus memperkuat regenerasi Muaythai Indonesia.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi wadah pembinaan yang membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda berprestasi untuk mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia Tenggara maupun dunia. (*)














