Rotasi.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi meningkatkan penertiban terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selama libur Lebaran.
Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Karto mengatakan fenomena meningkatnya jumlah pengemis dan gelandangan di momen Lebaran menjadi perhatian serius.
“Kemarin sudah kita lakukan penertiban para PMKS dan sudah terjaring kurang lebih 15 orang yang sudah kita kirim ke tempat penampungan rumah singgah,” kata Karto dalam keterangannya pada Jumat (21/3/2025).
Ia menjelaskan, penertiban difokuskan pada lokasi-lokasi yang rawan, seperti sekitar Pakuwon, bawah flyover Becakayu, dan Ahmad Yani Cipendawa.
“Yang rawan banyak gepeng dan pengemis itu ya di Bekasi Selatan, kemudian sekitaran Pakuwon kemudian di bawah flyover becakayu Ahmad Yani cipendawa juga ada tapi tidak banyak,” ungkapnya.
Menariknya, ia mengamati bahwa sebagian besar PMKS yang terjaring berasal dari luar Kota Bekasi.
“Fenomena gepeng atau pengemis lebih banyak dari luar kota Bekasi dari Kota Bekasi justru malah sedikit,” ujarnya.
Ia mengaku, Satpol PP menerapkan strategi penindakan yang humanis.
“Manusia gerobak tidak diangkut tapi diarahkan,” jelas Karto.
Mereka yang terjaring akan diarahkan ke tempat penampungan sementara. Strategi utama adalah mencegah PMKS beroperasi di lokasi terlarang.
“Langkah strateginya dalam menertibkan ya kita tertibkan Mereka jangan berlokasi di tempat yang kita dilarang Kita tentukan,” paparnya.
Patroli intensif akan dilakukan hingga malam Lebaran untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama periode libur. (*)













