Rotasi.co.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan sejarah bangsa.
Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana mengatakan hal ini diwujudkan melalui penyerahan arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Penyerahan dilakukan Suyus yang menekankan pentingnya pelestarian arsip.
“Penyerahan arsip ini untuk menjaga memori kolektif, identitas, dan jati diri bangsa. Juga sekaligus menjadi bahan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan kita,” jelas Suyus dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (22/4/20250.
Ia mengaku sebanyak 11 arsip Binnenlandsch Bestuur (peninggalan Hindia Belanda) dan 20 arsip Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN (1999-2017) diserahkan.
“Arsip-arsip statis ini, meski tak aktif digunakan, memiliki nilai historis tinggi dan ditetapkan sebagai arsip permanen,” ungkapnya.
Suyus menambahkan, selain pelestarian arsip fisik, ATR/BPN juga gencar mengembangkan pengelolaan arsip digital.
“Kita sudah menerapkan layanan publik dengan format digital. Kita ingin memanfaatkan teknologi digital, untuk menjawab kebutuhan zaman,” paparnya.
Sementara itu, Kepala ANRI, melalui Deputi Bidang Penyelamatan, Pelestarian, dan Perlindungan Arsip, Kandar, mengapresiasi langkah ATR/BPN.
“Penyelenggaraan kearsipan dibangun dan diwarnai oleh keberhasilan penyelenggaraan kearsipan yang berkualitas. Keberhasilan Kementerian ATR/BPN telah dibuktikan dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Sebagai informasi, penghargaan juga diberikan kepada unit kearsipan terbaik di Kementerian ATR/BPN. Webinar bertema “Penyelenggaraan Kearsipan di Era Digital” ini diharapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian arsip di seluruh lingkungan Kementerian ATR/BPN. (*)














