Rotasi.co.id — Anggota DPR RI Sudjatmiko mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima 1000 pengajuan program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang tersebar di wilayah Bekasi dan Depok.
Program yang menjadi salah satu prioritas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mendorong tercapainya standar hidup yang lebih layak. Rencananya, seluruh pengajuan yang lolos verifikasi akan direalisasikan pada tahun 2025.
Dalam kegiatan reses yang berlangsung di Bekasi Timur, seorang warga bernama Rudi, yang bekerja sebagai buruh serabutan, mengeluhkan kondisi rumahnya yang kerap bocor saat musim hujan.
“Bagaimana kemungkinan saya mendapatkan bantuan melalui program rumah layak huni Bekasi, Pal Haji,” tanya Rudi dengan harapan rumahnya mendapat program Rutilahu.
Menanggapi hal tersebut, Sudjatmiko mempersilakan warga yang memenuhi kriteria untuk mengajukan permohonan melalui Staffnya di Sudjatmiko Center.
“Silakan ajukan berkas ke tim kami. Kami akan melakukan survei langsung ke lokasi untuk memastikan kelayakan penerima bantuan,” kata Sudjatmiko dalam keterangannya pada Sabtu (26/7/2025).
Sudjatmiko menegaskan bahwa program Rutilahu Bekasi dan program Rutilahu Depok merupakan wujud nyata komitmennya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian aman, sehat, dan layak.
“Semua pengajuan akan diproses, diverifikasi, dan diprioritaskan sesuai kebutuhan mendesak warga,” tambahnya.
Hingga saat ini, pihaknya terus menggalakkan program rumah layak huni sebagai langkah strategis menekan angka ketidaklayakan hunian di daerah.
“Masyarakat yang ingin mengajukan bantuan dapat berkonsultasi langsung kepada staf Sudjatmiko Center. Berkas yang masuk akan menjadi dasar verifikasi sebelum program ini direalisasikan pada tahun 2025,” pungkasnya. (*)













