Rotasi.co.id – Kabar gencatan senjata permanen di Gaza disambut gembira oleh masyarakat dunia. Suasana sukacita dan harapan baru terasa di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.
Di tengah euforia kemenangan ini, Zakat in Gaza turut berbagi kebahagiaan dengan mendistribusikan satu ton semangka kepada masyarakat sebagai wujud syukur atas berakhirnya konflik.
Ketua Zakat in Gaza, Samade Saputra mengatakan aksi ini menjadi simbol solidaritas global dan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.
“Supaya semakin banyak orang yang ikut merasakan momen bahagia atas kemenangan Gaza,” kata Samade Saputra dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (18/1/2025).
Distribusi semangka dilakukan secara meluas, menjangkau berbagai wilayah di Indonesia dan bahkan hingga Jepang.
“Titik distribusi di Jakarta, Purwakarta, Jonggol, Bogor, Bekasi dan wilayah lainnya. Bahkan kami bagikan juga di Jepang,” ungkapnya.
Ia menyebut, pembagian semangka ini bukan sekadar aksi berbagi buah, melainkan simbolis.
“Semangka dipilih sebagai representasi dukungan internasional kepada Palestina, menunjukkan solidaritas global terhadap perjuangan panjang rakyat Palestina menuju kemerdekaan dan perdamaian,” paparnya.
Lebih dari itu, ia mengaku aksi ini menjadi bukti nyata komitmen Zakat in Gaza untuk terus mendukung rakyat Gaza, bahkan setelah berakhirnya konflik bersenjata.
Kehadiran pembina Zakat in Gaza, KH Bachtiar Nasir, yang turut serta membagikan semangka di Jakarta, semakin memperkuat pesan solidaritas dan kepedulian ini.
Aksi tersebut menjadi bukti nyata partisipasi aktif tokoh agama dalam mendukung perdamaian di Gaza.
Samade menambahkan bahwa komitmen Zakat in Gaza untuk membantu rakyat Gaza tidak akan berhenti sampai di sini.
“Rencana dalam waktu dekat ini kami akan menyalurkan bantuan terbaik untuk rakyat Gaza. Baik itu pangan, selimut, air bersih maupun bantuan kesehatan,” tegasnya.
Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang organisasi tersebut untuk membantu pemulihan dan pembangunan kembali Gaza pasca konflik.
“Semoga gencatan senjata ini menjadi titik awal bagi terciptanya perdamaian abadi di Gaza dan wilayah Palestina,” pungkasnya. (*)













