Rotasi.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi menyatakan kekecewaannya karena penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) karyawan Perumda Tirta Patriot melalui Baznas Kota Bekasi belum terealisasi.
Wakil Ketua I Baznas Kota Bekasi, H. Mohamad NurCholiq menyebut Baznas telah komunikasi dengan badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut telah dilakukan, termasuk audiensi dengan jajaran pimpinan perusahaan beberapa waktu lalu, namun tidak ada realisasi.

“Kami padahal menyampaikan imbauan Wali Kota Bekasi terkait zakat, infaq, sodaqoh karyawan di distribusikan melalui Lembaga resmi yakni Baznas Kota Bekasi. Tapi sepertinya, BUMD ini khususnya Perumda Tirta Patriot yang telah kami kunjungi, tidak merespon baik,” kata Kiyai Choliq sapaan akrabnya kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).
Menurut NurCholiq, Baznas Kota Bekasi berharap Perumda Tirta Patriot sebagai BUMD milik Pemerintah Kota Bekasi dapat mengikuti imbauan Wali Kota Bekasi terkait penyaluran ZIS melalui lembaga resmi.
Dana yang dihimpun dari karyawan diharapkan dapat dikelola dan disalurkan kepada kelompok penerima zakat atau mustahik di wilayah Kota Bekasi.
“Harapan kami, BUMD itu kan bagian dari milik Pemkot, ya. Seperti halnya ASN, P3K yang lain, bisa menyisihkan sebagian rezekinya melalui Baznas Kota Bekasi untuk bisa disalurkan kepada 8 mustahik yang ada di Kota Bekasi. Dan saya yakin ketika sebuah perusahaan bisa menyisihkan sebagian kewajibannya di Baznas Kota Bekasi, insyaallah banyak keberkahan yang akan didapat. Harapan saya semua bisa mengikuti ajakan, anjuran, himbauan Pak Wali Kota sebagai pimpinan tertinggi di Kota Bekasi,” ujarnya.
Baznas menilai penyaluran ZIS melalui lembaga resmi dapat menjadi bagian dari penguatan pengelolaan dana sosial keagamaan di tingkat daerah. Karena itu, Baznas masih menunggu respons resmi Perumda Tirta Patriot setelah sebelumnya dilakukan komunikasi dan penyampaian surat terkait imbauan tersebut.
“Saat ini belum. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa menerima kabar yang baik,” ungkap NurCholiq.
NurCholiq mengakui tidak adanya respon baik dari BUMD di Kota bekasi tersebut menjadi alasan Baznas menyampaikan kekecewaan sekaligus tetap membuka ruang komunikasi dengan pihak perusahaan.
Untuk BUMD lain di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Baznas belum melakukan silaturahmi secara langsung, namun, Baznas menyatakan surat mengenai imbauan penyaluran ZIS telah disampaikan, tetapi komunikasi lebih lanjut dengan masing-masing BUMD masih akan dilakukan secara bertahap.
“BUMD yang lain kita belum silaturahmi. Kita satu dulu, responnya seperti apa. Kalau surat sih sudah. Setelah ini kita silaturahmi ke semua BUMD di Kota Bekasi,” pugnkasnya.
Baznas Kota Bekasi berharap komunikasi dengan 5 BUMD di Kota Bekasi dapat berlanjut hingga terdapat kejelasan mengenai respons perusahaan terhadap imbauan penyaluran ZIS karyawan melalui lembaga resmi di Kota Bekasi. (*)












