Rotasi.co.id – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi menerima kunjungan Tim Pembina dan Monitoring Evaluasi (Monev) Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Barat, Selasa (29/9/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan mengevaluasi kinerja sekaligus memberikan pembinaan terhadap peningkatan kualitas pelayanan pertanahan di Kota Bekasi.
Dalam agenda pembinaan itu, Tim Monev Kanwil BPN Jawa Barat memberikan apresiasi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilakukan Kantah Kota Bekasi.
Apresiasi tersebut mencakup efektivitas layanan pengukuran serta upaya percepatan penyelesaian tunggakan pekerjaan pertanahan.
“Kami memberikan apresiasi atas peningkatan kualitas pelayanan, efektivitas layanan pengukuran, serta upaya percepatan penyelesaian tunggakan yang telah dilakukan Kantah Kota Bekasi,” demikian disampaikan Tim Monev Kanwil BPN Jawa Barat dalam agenda pembinaan tersebut.
Sementara itu, Kepala Kantah Kota Bekasi, Tarbarita Simorangkir, bersama jajaran pejabat pengawas dan koordinator kelompok substansi menyambut langsung Tim Monev Kanwil BPN Jawa Barat.
Tim pembina yang hadir terdiri atas Heru Hermanto, Rini Ghoviva, Heru Alfaizal, Teti Sulastri, Endang Pujiastuti, dan Muhammad Amri Assidiq.
“Kami menyambut baik kunjungan Tim Pembina dan Monitoring Evaluasi Kanwil BPN Jawa Barat sebagai bagian dari proses evaluasi dan pembinaan untuk meningkatkan kinerja pelayanan pertanahan,” ujar Tarbarita Simorangkir.
Apresiasi tersebut diberikan setelah Tim Monev melihat capaian Kantah Kota Bekasi dalam menekan jumlah tunggakan berkas melalui optimalisasi layanan pengukuran.
Upaya tersebut diarahkan untuk memastikan proses pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih presisi dan tepat waktu.
“Optimalisasi layanan pengukuran menjadi salah satu bagian penting dalam upaya kami menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Tarbarita.
Peningkatan akurasi data pemetaan teknis di lapangan juga menjadi salah satu perhatian dalam evaluasi tersebut.
Data teknis yang lebih akurat dinilai penting untuk mendukung kepastian proses pelayanan pertanahan sekaligus meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat.
“Kami terus mendorong peningkatan akurasi data pemetaan teknis di lapangan karena kualitas data menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan pertanahan yang baik kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain mengevaluasi kinerja yang telah berjalan, Kantah Kota Bekasi menegaskan komitmennya mengembangkan layanan perintis sebagai bagian dari terobosan pelayanan pertanahan modern berbasis digital.
Inovasi tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif.
“Kami berkomitmen menjalankan layanan perintis sebagai terobosan pelayanan pertanahan modern berbasis digital agar masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif,” ungkap Tarbarita.
Melalui kegiatan Monev tersebut, Kantah Kota Bekasi juga memanfaatkan hasil evaluasi untuk mengidentifikasi aspek pekerjaan yang masih perlu diperkuat.
Langkah itu dilakukan sekaligus untuk memastikan seluruh pelaksanaan pelayanan tetap berjalan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
“Setiap hasil evaluasi dan arahan yang disampaikan Tim Monev akan kami jadikan bahan perbaikan untuk memperkuat aspek pekerjaan yang masih perlu ditingkatkan serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi,” jelas Tarbarita.
Evaluasi berkala tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen pembinaan yang mendorong peningkatan kinerja Kantah Kota Bekasi secara berkelanjutan.
Selain itu, proses evaluasi menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan agar tetap profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Evaluasi berkala ini menjadi momentum bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kinerja secara berkelanjutan,” tambahnya.
Tarbarita menegaskan seluruh jajaran Kantah Kota Bekasi akan menindaklanjuti hasil evaluasi dan arahan Tim Monev Kanwil BPN Jawa Barat sebagai bagian dari penguatan tata kelola pelayanan pertanahan.
Komitmen tersebut diarahkan untuk mewujudkan pelayanan yang profesional, akuntabel, transparan, dan dapat dipercaya masyarakat.
“Seluruh hasil evaluasi dan arahan dari Tim Monev Kanwil BPN Jawa Barat akan menjadi pendorong semangat bagi seluruh jajaran untuk terus melakukan perbaikan demi mewujudkan tata kelola pertanahan yang profesional, akuntabel, dan terpercaya,” pungkas Tarbarita Simorangkir. (*)












